Di tulis oleh : NOVITA
Wartawan Media AQUILA Indonesia
Kepulauan Riau dan Batam
29 September 2026
Keindahan Kota dan Pekerjaan Rumah Saat Musim Hujan
Batam,aquilaindonesia.com Batam terus bergerak melakukan pembenahan. Di sejumlah kawasan dan ruang publik, perubahan wajah kota mulai terlihat melalui penataan lingkungan, penghijauan, serta kehadiran pot-pot berukuran besar yang ditanami bunga bougenvil.
Warna-warni bougenvil memberikan kesan lebih hidup dan menarik. Penataan tanaman di ruang publik juga dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kota yang lebih asri, nyaman dipandang, sekaligus memperkuat karakter visual Batam sebagai kota yang terus berkembang.
Upaya mempercantik kota tentu patut diapresiasi. Namun, pembangunan wajah kota idealnya berjalan beriringan dengan pembenahan persoalan infrastruktur dasar.
Salah satu hal yang masih menjadi perhatian masyarakat adalah munculnya genangan di sejumlah kawasan ketika hujan turun. Bahkan, di beberapa lokasi, hujan yang berlangsung relatif singkat sudah dapat menyebabkan air menggenang di jalan maupun lingkungan sekitar.
Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan kota tidak cukup hanya dilihat dari sisi estetika. Infrastruktur pengendalian air juga memiliki peran penting dalam menciptakan kota yang nyaman dan aman bagi masyarakat.
Persoalan banjir dan genangan tentunya tidak selalu disebabkan oleh satu faktor. Kondisi drainase, sedimentasi, sampah, kapasitas saluran, perkembangan kawasan, perubahan permukaan tanah, hingga tingginya curah hujan dalam waktu tertentu dapat menjadi bagian dari persoalan yang saling berkaitan.
Karena itu, penanganannya membutuhkan langkah yang terencana dan berkelanjutan.
Pemerintah bersama instansi terkait dapat melakukan pemetaan terhadap titik-titik yang selama ini dikenal rawan genangan. Dari pemetaan tersebut, dapat ditentukan kawasan yang membutuhkan penanganan segera, termasuk pemeriksaan kapasitas drainase dan jalur aliran air.
Pembersihan serta normalisasi saluran juga perlu dilakukan secara berkala. Jangan sampai drainase baru mendapat perhatian setelah air sudah meluap dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Di sisi lain, pembangunan ruang terbuka hijau dapat dirancang sekaligus sebagai bagian dari sistem pengelolaan air. Taman, area resapan, sumur resapan, biopori, kolam retensi, dan penggunaan permukaan yang memungkinkan air meresap ke tanah dapat menjadi alternatif yang dipertimbangkan sesuai karakteristik masing-masing kawasan.
Artinya, mempercantik kota sebenarnya tidak harus dipisahkan dari upaya mengurangi risiko genangan.
Pot-pot besar berisi bougenvil yang menghiasi ruang publik dapat menjadi simbol kota yang sedang berbenah. Namun, keindahan tersebut akan semakin bermakna apabila masyarakat juga merasakan manfaat dari infrastruktur yang berfungsi dengan baik ketika hujan turun.
Peran masyarakat pun tidak kalah penting. Menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah ke saluran air, serta melaporkan drainase yang tersumbat merupakan bentuk partisipasi sederhana tetapi memiliki dampak nyata.
Batam merupakan kota dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat yang tinggi. Pertumbuhan kawasan tentu membutuhkan infrastruktur yang mampu mengikuti perkembangan kota.
Karena itu, pembangunan hendaknya tidak hanya mengejar tampilan yang indah, tetapi juga memperhatikan daya dukung lingkungan dan kesiapan menghadapi kondisi cuaca.
Tidak ada yang salah dengan mempercantik kota. Justru ruang publik yang bersih, hijau, dan tertata merupakan bagian penting dari kualitas kehidupan masyarakat.
Namun, estetika dan infrastruktur dasar sebaiknya ditempatkan dalam satu tujuan yang sama: menciptakan Batam yang nyaman, aman, sehat, dan berkelanjutan.
Batam tidak hanya membutuhkan wajah yang cantik ketika matahari bersinar. Batam juga membutuhkan sistem kota yang mampu menghadapi hujan ketika langit mulai berubah.
Maka, bunga bougenvil boleh terus bermekaran menghiasi sudut-sudut kota. Tetapi di saat yang sama, saluran air juga harus terus dirawat, diperiksa, dan dibenahi.
Mempercantik wajah kota dan mengatasi genangan bukan dua hal yang harus dipilih. Keduanya dapat berjalan bersama sebagai bagian dari pembangunan Batam yang lebih tertata dan berkelanjutan.
Sumber dokumentasi: Pribadi








