, , , ,

KAPOLDA KEPRI DAN WALI KOTA BATAM DORONG KESEMPATAN KERJA SETARA BAGI PENYANDANG DISABILITAS

oleh

Di tulis oleh: NOVITA
Wartawan Media AQUILA Indonesia
Kepulauan Riau dan Batam
Jumat, 6 November 2026

BATAM,aquilaindonesia.com– Kesempatan memperoleh pekerjaan dan membangun kemandirian ekonomi merupakan hak setiap warga negara, termasuk penyandang disabilitas. Komitmen mewujudkan kesempatan kerja yang inklusif tersebut diperkuat melalui sinergi Polda Kepulauan Riau dan Pemerintah Kota Batam dalam Program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran).

Komitmen itu disampaikan Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM., bersama Wali Kota Batam dalam penutupan Pelatihan Kewirausahaan bagi Penyandang Disabilitas dan Pendamping Tahun 2026 di Nagoya Hill, Batam, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Irwasda, para Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, perwakilan DPRD, perangkat daerah, dunia usaha, kepala sekolah SLB, serta para peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam atas penyelenggaraan pelatihan yang membuka ruang bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan kemampuan dan potensi diri.

Menurutnya, penyandang disabilitas tidak membutuhkan belas kasihan semata, melainkan kepercayaan dan kesempatan yang setara untuk menunjukkan kemampuan serta menghasilkan karya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keterbatasan fisik bukan alasan untuk membatasi kesempatan seseorang dalam berkarya, bekerja, maupun meraih prestasi.

Sementara itu, Wali Kota Batam menegaskan bahwa pelatihan kewirausahaan harus menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi. Ia berharap para peserta tidak hanya memperoleh sertifikat, tetapi juga mendapatkan dukungan lanjutan berupa akses permodalan, pendampingan usaha, dan perluasan kesempatan kerja.

Melalui Program Poliran, Polda Kepri mengembangkan konsep 3M, yakni merekrut, melatih, dan menyalurkan tenaga kerja. Program ini merupakan bagian dari Program Prioritas Kapolri Quick Wins 1, Pengungkit 3, Polisi Peduli Pengangguran, yang mendorong kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, dan dunia usaha dalam memperluas penyerapan tenaga kerja.

Salah seorang peserta pelatihan, Rian, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Baginya, pelatihan ini memberikan motivasi sekaligus bekal keterampilan untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan kemandirian, serta membuka peluang memperoleh pekerjaan maupun merintis usaha.

Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan ruang ekonomi yang lebih terbuka bagi penyandang disabilitas. Sebab, pembangunan yang inklusif bukan hanya tentang memberikan kesempatan, tetapi juga memastikan setiap individu memiliki akses yang adil untuk berkembang dan hidup sejahtera.

Melalui Program Poliran, Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk ikut berkontribusi dalam mengurangi pengangguran dan mendorong terwujudnya masyarakat Kepulauan Riau yang mandiri, produktif, serta memiliki kesempatan yang setara.(pr)

Polisi Bersama Masyarakat

#PoldaKepri #HumasPoldaKepri #Poliran #DisabilitasBerdaya #KesempatanKerja

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.