Sejumlah Ulama Desak DPRD Babel Minta Penolakan Pengiriman Pasukan TNI ke Palestina Disampaikan ke Pusat

oleh -Post Views 2

PANGKALPINANG, aquilaindonesia.com  — Sejumlah ulama yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam Bangka Belitung mendatangi DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk menyampaikan aspirasi terkait bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace (BOP), Kamis (5/3/2026).Audiensi yang digelar di ruang Ketua DPRD Babel itu diterima langsung oleh Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya bersama Wakil Ketua DPRD Edi Nasapta.

Didit mengatakan pihaknya menerima surat permohonan audiensi dari Forum Ulama Bangka Belitung beberapa hari sebelumnya. Dalam pertemuan tersebut, para ulama menyampaikan aspirasi masyarakat terkait sikap penolakan terhadap rencana pengiriman pasukan TNI ke Palestina.

“Mereka meminta DPRD menyampaikaDPRD Babel Didesak! Ulama Minta Penolakan TNI ke Palestina Disampaikan ke Pusatn aspirasi para ulama, habaib, ustaz dan masyarakat Bangka Belitung terkait permasalahan BOP, termasuk penolakan pengiriman pasukan TNI ke Palestina,” kata Didit.

Menurut Didit, persoalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat. Karena itu DPRD Babel hanya dapat meneruskan aspirasi masyarakat ke tingkat nasional.

“Insyaallah aspirasi ini akan kami sampaikan langsung ke DPR RI dan pemerintah pusat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Didit juga menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Bangka Belitung yang dikabarkan mulai menimbulkan antrean di sejumlah SPBU.

Ia mengaku telah menghubungi pihak Pertamina untuk memastikan kondisi stok BBM di wilayah tersebut.

“Pertamina memastikan stok BBM masih aman, sekitar lima hari ke depan dan kapal pengangkut juga sudah menuju Pangkal Balam,” katanya.

Didit mengimbau masyarakat tidak panik serta meminta Pertamina berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengantisipasi potensi penimbunan BBM oleh oknum tertentu. (red)

 

Tinggalkan Balasan