Di tulis oleh : NOVITA
Wartawan Media AQUILA Indonesia
Kepulauan Riau dan Batam
7 Oktober 2026
JAYAPURA, aquilaindonesia com– Sinergitas antara Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Jayapura dengan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Ditreskrimum Polda Papua berhasil menggagalkan dugaan penyelundupan amunisi di wilayah perairan Jayapura.
Sebanyak 200 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter ditemukan petugas setelah melakukan penyisiran terhadap sebuah longboat yang diduga membawa barang ilegal menuju Papua Nugini (PNG).
Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai keberadaan longboat yang diduga membawa barang ilegal. Pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 22.36 WIT, petugas menemukan longboat yang memiliki ciri sesuai informasi tersebut.
Saat hendak dilakukan pemeriksaan, awak longboat berupaya menghindar dan membuang sejumlah barang ke laut. Petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan menemukan tiga koli yang berisi 34 slop atau 340 bungkus hasil tembakau tanpa pita cukai serta 200 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter.
Kepala KPPBC TMP C Jayapura, Fungki Awaludin, menjelaskan bahwa hasil tembakau ilegal menjadi kewenangan Bea Cukai, sedangkan barang bukti amunisi diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
“Untuk rokok ilegal menjadi kewenangan kami, sedangkan amunisi kami serahkan kepada Polda Papua melalui Ditreskrimum untuk ditindaklanjuti,” ujar Fungki, Selasa (6/10/2026).
Penyerahan barang bukti amunisi dilakukan pada Senin (5/10/2026). Bea Cukai Jayapura menyerahkan satu buah tas kulit berwarna hitam beserta 200 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter kepada personel Subsatgas Investigasi Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama penyidik Ditreskrimum Polda Papua.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengatakan pihaknya akan melakukan pendalaman untuk mengungkap asal-usul amunisi, pihak yang mengirim, tujuan pengiriman hingga sarana yang digunakan.
Penyidik juga akan meminta keterangan sejumlah saksi guna membantu mengidentifikasi alat angkut serta menelusuri pihak-pihak yang membawa, menerima maupun menguasai amunisi tersebut.
Menurut Yusuf, temuan tersebut menunjukkan pentingnya sinergitas antara aparat penegak hukum dengan instansi terkait dalam mengantisipasi peredaran barang ilegal yang berpotensi mengganggu keamanan di Tanah Papua.
Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa barang bukti tersebut akan terus didalami bersama penyidik untuk mengungkap asal, jalur peredaran serta pihak-pihak yang terlibat dalam bbpengadaan, pengangkutan maupun penguasaan amunisi.
Menurutnya, bbbpenanganan perkara tidak hanya berfokus pada barang bukti yang ditemukan, tetapi juga diarahkan untuk mengungkap mata rantai peredarannya.
“Kolaborasi antarinstitusi sangat penting untuk memutus mata rantai peredaran amunisi ilegal,” ujarnya.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas penyimpanan, pengangkutan maupun peredaran amunisi secara ilegal.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Hingga kini, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Ditreskrimum Polda Papua masih melakukan pendalaman terhadap temuan tersebut. Penyelidikan diarahkan untuk mengungkap asal amunisi, jalur distribusi, pihak yang membawa atau menguasainya, serta kemungkinan keterkaitan dengan jaringan tertentu.
Sinergitas Bea Cukai Jayapura, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026, Ditreskrimum Polda Papua dan stakeholder terkait diharapkan semakin memperkuat pengawasan terhadap jalur perairan dan perlintasan di Papua.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencegah peredaran barang ilegal, memperkuat penegakan hukum dan menjaga situasi keamanan di Tanah Papua tetap aman serta kondusif.
Sumber: Dokumentasi/Informasi Bea Cukai Jayapura dan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026
#AquilaIndonesia #OperasiDamaiCartenz #BeaCukaiJayapura #PoldaPapua #Papua






