- Kaleidoskop Jelang Akhir Tahun: Timah untuk Rakyat
Oleh: Agus Ismunarno
Cakraputra
Pemimpin Redaksi
AQUILA Media Group
- Menjaga Harmoni Lingkungan dan Memberdayakan Masyarakat
- Resonansi Keberlanjutan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Timah Tbk
SEBAGAI salah satu pilar industri pertambangan nasional, PT Timah Tbk terus menunjukkan komitmen nyata dalam menyelaraskan pertumbuhan bisnis dengan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan di lingkar tambang.
Melalui pilar Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan Pengembangan serta Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PT Timah Tbk hadir tidak hanya sebagai penggerak roda ekonomi, tetapi juga sebagai mitra tumbuh bagi masyarakat di Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau.
Prinsip Keberlanjutan dan Pertambangan yang Bertanggung Jawab
Dalam menjalankan aktivitas operasionalnya, PT Timah Tbk berpedoman kuat pada pilar Good Mining Practice, regulasi Kementerian BUMN, serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Prinsip utama yang diusung meliputi:
Keberlanjutan & Kepatuhan: Mengacu pada Rencana Induk PPM 2019–2029 demi mewujudkan kemandirian masyarakat pascatambang.
Minimisasi Dampak Lingkungan:
Menerapkan teknologi ramah lingkungan, pemulihan bentang alam melalui backfilling, serta reklamasi terpadu di darat dan laut.
Pendekatan Partisipatif:
Melibatkan pemangku kepentingan lokal—pemerintah daerah, tokoh adat, hingga kelompok nelayan—agar setiap program tepat sasaran dan berdaya guna.
Ruang Lingkup dan Sektor Sentuhan Program
Program TJSL
PT Timah Tbk hadir secara inklusif menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat:
Pendidikan:
Bantuan beasiswa, sarana air bersih sekolah, dan penyiapan generasi muda berdaya saing.
Kesehatan:
Layanan mobil sehat gratis, penanganan stunting, serta pemenuhan akses air bersih.
Pemberdayaan Ekonomi & UMKM:
Pelatihan, pendampingan, sertifikasi halal, dan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) untuk mendorong UMKM naik kelas.
Pelestarian Lingkungan:
Reklamasi pascatambang, penanaman mangrove, restorasi terumbu karang, serta efisiensi energi.
Infrastruktur & Sosial Budaya:
Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), sarana ibadah, dan bantuan alat tangkap nelayan pesisir.
Rekam Jejak Penyaluran dan Relevansi Dampak (2022–2025)
Dedikasi PT Timah Tbk tercermin dari konsistensi alokasi anggaran dan jangkauan penerima manfaat yang dirasakan secara merata oleh masyarakat:
Tahun 2022: Penyaluran dana TJSL mencapai Rp33,15 miliar, difokuskan pada reklamasi lahan bekas tambang, penguatan UMKM, serta dukungan kesehatan publik.
Tahun 2023: Dana sebesar Rp31,79 miliar disalurkan secara efektif dengan menjangkau 45.294 penerima manfaat di area lingkar tambang.
Tahun 2024: Realisasi alokasi meningkat menjadi Rp37,50 miliar, yang berfokus pada dorongan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir, perbaikan sarana pendidikan, dan pemberdayaan UMKM.
Tahun 2025: PT Timah Tbk mengukuhkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan Rp35,7 miliar yang menyentuh 69.653 penerima manfaat secara komprehensif di seluruh daerah operasional.
Catatan Apresiasi dan Harapan Masa Depan
Langkah berkelanjutan yang telah diukir PT Timah Tbk patut mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya. Kehadiran perusahaan terbukti memberi dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup warga dan menjaga keseimbangan ekosistem.
Menatap masa depan, tantangan perubahan iklim dan dinamika sosial ekonomi menuntut inovasi yang lebih kuat.
Harapan besar tertuju agar PT Timah Tbk dapat terus memperluas jangkauan program, memperkuat sinergi dengan masyarakat lokal, serta menghadirkan inovasi pemulihan lingkungan yang semakin berdaya guna demi mewujudkan kebangkitan ekonomi lokal yang mandiri dan lestari. Semoga!
“Kehadiran program TJSL PT Timah Tbk terbukti memberi dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup warga serta menjaga keseimbangan alam.”






